Jumat, 06 Juli 2018

orto 1

Assalamualaikum..

tahun 2011 silam saya mendaftarkan diri menjadi mahasiswi di banyak universitas ternama di Indonesia, dari sekian banyak universitas, akhirnya saya lulus di sebuah universitas  keguruan yang terletak di jalan Setiabudi Bandung. kampus yang rindang, sejuk, dan luas.
Kamu tahu, bagaimana luasnya kampus itu? jelas aku bilang luas karena sekolah SMA ku dulu hanya sebesar lapangan basket.

aku tidak hanya mendaftar disana, aku juga lulus dalam beberapa tahapan tes di sebuah universitas negeri yang sama bergengsinya, atau bisa dibilang institut?
dari beberapa tahapan tes ada satu tes yang paling melelahkan, karena harus mengulang seluruh rangkaian tes yang telah dilakukan sejak awal. dan ini adalah tes penentuan, apa kamu akan lolos atau tidak.

disinilah semuanya dimuai. saat itu aku sedang menunggu giliranku untuk diperiksa kesehatan gigi dan mulut, dokter yang akan memeriksaku adalah seorang laki-laki dengan umur sekitar 50 tahunan, yah karena beliau terlihat cukup tua. dan terlihat agak galak. dengan percaya diri aku maju untuk dilakukan pemeriksaan gigi. pak dokter dengan kata-kata yang tegas bertanya "kamu kontingen mana? diperiksa dimana giginya?" dengan sedikit gugup aku menjawab "saya dari provinsi, diperiksa di rumah sakit di daerah", kemudian beliau dengan tegas menjawab "harusnya kamu ga lulus ini, masa kaya begitu bisa lulus", dengan wajah yang bukan dibuat-buat untuk memelas atau kecewa, tapi pasti wajah itu yang saat itu terpatri dihadapan sang dokter aku menjawab "jangan dok, saya janji nanti saya rapihin", dokter itu entah luluh entah memang hanya melakukan genjatan dia menjawab dengan wajah yang terlihat menyeramkan, tapi tidak semenyeramkan yang kalian bayangkan, tapi begitulah "yasudah kali ini saya luluskan, tapi janji nanti di rapihin ya setelah saya luluskan, di behel, di klinik di kampus juga bisa" dengan mantap dan penuh kebahagiaan aku menjawab "Siap pak, saya janji!"

tujuh tahun berlalu, pernah saya bertanya tetang pemasangan behel di kampus, namun apa daya, saya dipindahkan kampusnya ke tempat yang sulit dijangkau, hingga akhirnya saya dipindahkan kembali ke jakarta, disana saya sempat main ke klinik dan bertanya perihal pemasangan behel gigi. namun, saya belum siap untuk menggunakannya, padahal saya sudah lulus dan sudah dua tahun menunda janji yang pernah saya buat dengan dokter yang meluluskan tes kesehatan saat itu.

Kamis, 1 Maret 2018.
setelah perjuangan mencari dan bertanya mengenai dokter spesialis orthodenti ke berbagai sosial media, saya dikenalkan dengan seorang dokter. saat itu juga saya langsung mengubungi dokter via whatssapp, dan sore itu saya segera membuat janji temu untuk periksa gigi.


Senin, 26 Februari 2018

Penggalan kisah di 2017

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..

tahun 2017 dua bulan lagi akan pergi, berganti tahun yang baru dengan orang-orang yang baru..
apa yang sudah kamu perbuat sepuluh bulan yang lalu?

aku tak banyak meninggalkan kesan penting nan berharga di sepuluh bulan yang telah berlalu..
tetapi banyak pembelajaran yang aku dapatkan..
dan semuanya berujung pada penyesalan, iya..
penyesalan jika kita tak mampu bersyukur...

segala sesuatu di dunia Allah ciptakan agar kita mampu bersyukur, agar kita pasrah dan tabah, dan menjadi pribadi yang lebih kuat dan beriman..

awal tahun 2017, aku masih setia menunggu seseorang..
yang sebenarnya aku tahu tak akan pernah datang, bahkan untuk sekedar memberi salam..
dan aku selalu menyapanya di dalam doaku..
mungkin...
Allah sedang mengujiku, jangan kamu berharap lebih dalam kepada manusia wahai umatKu..
mungkin itu maksudNya..
aku terus berharap, hingga akhirnya aku berkenalan dengan orang yang baru..
aku belajar melepas dia yang aku tahu tak akan pernah datang..
tetapi, aku tak serasi. menurutku. menurut ibuku. dia tak pantas untukku.
sebelum aku sepenuhnya melepas ia, aku sempat meminta ijinnya, jika aku lebih dulu menemukan pendamping hidupku..
satu kata yang tak pernah akan ku lupa "abang sudah mengingkari janji abang sejak lama dek, jauh sebelum kita lulus kuliah"
aku tahu, dan aku paham. karena tak selamanya janji dapat ditepati. ada saja satu dua hal yang membuat janji yang telah terikrar tak dapat dipenuhi.

orang baru yang tak serasi, tak seperti dia yang dulu..
datang lagi dia yang sedang mencari sandaran, bukan untuk berlabuh, hanya untuk bersandar..
maaf aku menyebutmu seperti itu.
aku sadar sejak awal, aku hanyalah tempat bersandar, aku hanyalah dermaga, bukan sebuah pelabuhan.
atau, aku kah yang membuatnya seperti itu?
terkadang aku ingin membuatmu tetap tinggal, namun aku sadar akan datangnya badai dan tak yakin dapat membuatmu tetap bersandar.
hingga akhirnya aku melepaskan jangkarmu, kau sadari itu.. aku tahu..
kau akhirnya pergi, dan aku mengharap kau datang untuk berlabuh sekali lagi..
namun, dermaga itu tetap sunyi, kapal lainnya tak kunjung datang..

suatu ketika kau memberi kabar lewat semilir angin, cuitan burung menghentikan kabarmu..
dan pembawa pesan memberi tahu, kau telah menemukan pelabuhan terakhirmu..

pelabuhan telah ditentukan, saatnya pensiun bagi sang kapal..

dan aku pernah berbuat.. mengusirnya, namun mengharap kepulangannya..
hal yang sulit diartikan oleh nalar..

dan aku pernah berkata, temuilah dia yang menjadi tulang rusukmu..
biar aku tak dapat menusukmu..
biar aku mudah tersenyum bahagia..


Sabtu, 23 September 2017

mengetahui tentang Cinta

banyak orang berkata Cinta itu ketika kita menyukai seseorang, menyayanginya, dan tak terlepas dari setiap pikiran terhadapnya. itu Cinta, bagiku itu nafsu.

Cinta itu seperti apa? tak banyak yang dapat menggambarkannya secara sempurna

ada yang bilang cinta itu tentang merelakan, ketika kita menyukai seseorang, namun kita rela berbagi atau yang penting orang yang kita sukai dapat berbahagia dengan yang lain, bagiku itu ikhlas.

ada yang bilang cinta itu harus memiliki, ketika dua orang yang saling mengasihi berada dalam suatu ikatan sempurna bertemakan cinta, bagiku itu pernikahan.

banyak orang menikah tak berlandaskan cinta kepada pasangan, aku berkata begini karena aku mencari tahu, apakah setiap yang menikah saling mencintai ? ternyata tidak

pernaikahan ada yang berlatarbelakang bisnis, harta, tahta, ada yang karena dia tak punya pilihan lain, ada yang memang dihjodohkan.

bermacam macam permasalahan pernikahan. namun mereka semua jenis pernikahan itu hanya beberapa yang berlandaskan cinta.

jadi apa sebenarnya cinta itu sendiri?

sampai sekarang akupun masih harus menerka.

Sabtu, 26 Agustus 2017

Bismillahirrahmanirrahim

Assalamualaikum, umur ku dalam hitungan hari akan bertambah..
bukan jumlah yang terhitung muda.
tapi tak juga cukup tua.
namun usiaku sudah masuk ke usia menikah, maupun menjadi seorang ibu muda.
bagi yang memilih jalan lain, usiaku adalah usia produktif untuk memulai sebagai wanita karir.

bagi kalian, pilihlah hal yang terbaik, bukan menurut kalian baik.
lihatlah sekeliling, perhatikan orang tua, apakah apa yang kalian pilih sudah mampu membahagiakan mereka?
lihatlah, dengarkan apa yang sekitar kalian katakan, karena sejujurnya itu adalah kode kode cantik untuk kalian mengerti.
bukan seperti sandi morse, atau sandi lain, cukup dengarkan kata hati.

terkadang aku terfikir untuk menikah, namun aku bimbang akan calon pendampingku.
bukannya tak ada yang mendekat, banyak yang mendekat dan ku sambut baik semua.
namun, ragu tetaplah ragu, banyak hal yang selalu menggagalkan keyakinanku untuk menikah.

belum menemukan seseorang yang cocok, belum menemukan dia yang tampan rupawan, belum menemukan dia yang tingginya pas. ahhh itu semua hanya sekedar soal fisik.
cinta karena Allah tak mengenal fisik, carilah ia yang imannya baik, yang mampu membimbing menuju surga Illahi.

Astagfirullah.
nafsu ini terkadang tak dapat ku bendung, iman ini lebih sering menciut dan rapuh. ku butuh ia yang mampu menemani mengeratkan keyakinan menebalkan keimanan, dan bersama menjalin cinta untuk allah.

Astagfirullah.
ku yakin berkata aku mencari ia yang baik, bahkan dirikupun belum baik.
ku mencoba mencari imam yang taat, namun aku belum mampu menjadi makmum dibelakangnya.
ku mencoba untuk mencintainya karena Allah, namun rasa cintaku kepada hal yang fana masih mampu mengalahkannya

Astagfirullah, dekatkan aku dengan jodoh terbaikku, jika jodohku tak sempat bertemu maka muliakan aku untuk selalu mencoba mencintaiMu. dan bertemu jodohku di surgaMu.

Minggu, 21 Mei 2017

Renovasi

bukan hanya bangunan yang dapat direnovasi
sebuah hubungan pun dapat begitu

memperbaiki hubungan yang telah kandas itu hal baik
tetapi bukan berarti harus membangun ulang sebuah hubungan dari awal
hanya perbaiki apa yang seharusnya diperbaiki,  ganti apa yang seharusnya diganti
tak perlu memaksa agar kembali utuh seperti sedia kala
cukup menjadi lebih baik, lebih kokoh dari sebelumnya

biarkan apa yang telah usang tersimpan indah di dalam memori, kenangan sepahit apapun akan selalu indah jika tersimpan rapih dalam ingatan
jangan harap kenangan itu dapat terulang, jangan pernah

biarlah hanya proyektor dalam kepala yang memutarkan filmnya dan kita menjadi penonton
jangan sekalipun berharap menjadi pemeran utamanya lagi

jika ingin menjadi pemeran utama, perbaikilah..
buang apa yang tidak dibutuhkan, simpan apa yang akan tetap diperjuangkan

tulisan ini belum selesai ^^ mohon maaf


Jumat, 03 Maret 2017

KAPAN KAWIN?

assalamualaikum..

saya kembali lagi, dan tulisan kali ini saya akan bahas masalah pernikahan, bagi kalian yang belum menikah, udah lulus kuliah dan udah kerja, pasti sering diberondong dengan pertanyaan yang itu itu aja "KAPAN KAWIN?"

sebelum saya cerita, umur saya 23 udah kerja, dan saya perempuan, as you know my name is disyaluna.. dan saya belum menikah..

saya membuat tulisan ini bukan berdasarkan pengalaman pribadi, tapi berdasarkan hasil pengamatan, jfyi saya pernah 6 bulan mengurusi perceraian, dan semua percerian alasannya banyak, selain bercerai ada yang menikah lagi..

dari beberapa hasil curhat mereka, saya menyimpulkan beberapa hal tentang pernikahan..

1. pernikahan bukan hanya dilaksanakan atas dasar cinta, "cinta bisa hilang" itu kata mereka.. kamu harus memiliki kasih sayang dan rasa kasihan, kasih sayang merupakan hal yang lebih dalam dari cinta, dan rasa kasihan akan menambah rasa sayang terhadap seseorang.. yang pasti kia tidak mungkin bisa memiliki rasa kasih sayang jika kita tidak mencoba untuk saling mencintai..

2. apa niatmu menikah?
 coba perbaiki lagi niatmu menikah. jangan kamu menikah karena mencintainya, karena itu sebenarnya adalah nafsu yang terselubung. tidak dipungkiri, menikah merupakan suatu cara untuk menyelamatkan kita dari nafsu, salah satu bentuk perisai untuk menghindari maksiat.
ketika akan menikah, apa yang akan kamu capai dengannya? kalo saya ingin mencari jalan untuk menuju surga Allah, mungkin saja dengan menikah, membuka jalan lain menuju surga Allah.
jadi satukan visi dan misi kalian

3. pernikahan bukan pacaran
ingat, bagaimana pacaran hukumnya di mata agama? dosa!
pacaran setelah menikah itu boleh, enak dan halal.
dan inget ya, bukan karena  pacaran setelah menikah itu halal, jadi kamu asal aja menikah dengan orang yang saat itu bikin kamu nyaman tanpa pikir panjang untuk sama sama membangun rumah yang nyaman. pernikahan bukan pacaran. kamu gak bisa seenaknya menikahi seseorang kemudian karena hal sepele, atau karena "kita udah ga cocok" kamu mengajukan perceraian, itu sih sama aja, kaya kamu pacaran versi halal terus ganti ganti pasangan saat kamu udah ga cocok. mbak mas, situ nyari pendamping hidup apa nyari temen tidur?

4. pentingnya rasa percaya dengan pasangan
cemburu memang penting dalam menikah, tapi kalau terlalu cemburu jatohnya malah ga baik. itu makanya kita butuh rasa percaya pada pasangan masing-masing.
aku cerita sedikit soal perceraian karena rasa percaya yang minim terhadap pasangan ini.
"ada seorang wanita yang sudah menikah dengan pria, si pria ini menduduki sebuah jabatan, mungkin tahun tahun sebelumnya si pria tidak se sibuk sekarang, dimana si pria lebih sering lembur dan pulang lebih malam, namun si wanita yang tidak mencari tahu dahulu segera menyimpulkan kalau si pria memiliki WIL (wanita idaman lain), padahal sebenarnya ia bekerja sesuai dengan beban kerjanya saat ini, dan akhirnya si wanita menyatakan cerai"
sudah jelas bukan? pentingnya rasa percaya dengan pasangan.

5. sudah siapkah kamu menerima segalanya?
menerima segalanya bukan hanya tentang bagaimana baiknya ia dimatamu, tetapi juga tentang kebiasaanya yang mungkin baru akan terlihat setelah kalian menikah dan ini bukan hanya yang akan membuatmu bahagia, mungkin akan membuatmu kesal dengan kebiasannya. yakin kah kamu bersedia menerimanya dengan segenap kerelaan hati?

yuk tetapkan hatimu, jangan kamu menikah asal menikah. siapkan dirimu untuk hidup bersama dia yang merupakan orang asing yang akan memberimu kejutan di awal pernikahan kalian. jangan lupa untuk berdoa, apakah ia akan membawa kebaikan untukmu ataukah ia akan membawa kesengsaraan bagimu, karena menikah merupakan ibadah sunnah, niatkan pernikahanmu untuk ibadah karena Allah agar selalu berjalan baik dan dilindungi Allah.

Minggu, 27 November 2016

HAI MANTAN

malam ini~ ah, ini sudah masuk hari minggu..

tapi sebelumnya mari kita mengingat saat bahagia bersama mantan, cukup mengingat bukan untuk balikan!! Inget ya!! SAY NO to BALIKAN!!

tapi SAY YES kalo mantan ngajak NIKah

NIKAH YES, BALIKAN NO

karena tetep beda rasanya pacaran kembali sama kemudian menikah. jelas beda kalo pacaran (lagi) kemungkinan putus (lagi) lebih besar dari melanjutkan ke jenjang pernikahan, tapi gak boleh suudzon dulu, banyak kok yang kemudian menikah setelah balikan.

dan gue cuma ingin say HAI sama mantan yang dulu pernah bahagia bareng bareng, oh, dan plis bacanya jangan pake baper kemudian berantem sama pacar yang sekarang cuma gara gara mantan, hei pacarnya mantan gue, gak usah lah peduliin mantan pacarnya pacar lo, percaya sama pacar lo dia itu satu dan lo juga satu satunya, eh ke dua setelah ibunya yang paling dia sayang. udah itu cukup buat bikin lo ga pake cemburu sama mantan dia.

gue bikin tulisan ini karena abis ketemu temen jaman SMA yang ngingetin (lagi) kalo gue punya mantan, duh jaman jahiliah banget ya gue pacaran, hahaha gak kok gak ada yang salah dengan pacaran, yang salah yang jalaninnya gak pake aturan. dalam pacaran ada aturan ya gengs, aturan yang paling utama no sex before married. inget kita di INDONESIA yang menjunjung tinggi nilai norma agama dan budaya, dan inget DOSA.

sebenernya tujuan utama nulis ini adalah untuk bilang maaf dan terimakasih. kepada mantan paling serius dan satu-satunya.
mari kita sebut dia AhmantanJanganDisebutNama (AJDN)

maaf dulu nih buat mantan, karena yang lalu telah berlalu, dan keterlaluan kalo gak dimaafin hahaha

dan TERIMAKASIH, terimakasih yang paling dalam dari lubuk hati terdalam, karena kemaren ada yang cerita kalo buat dapetin gue itu pake perjuangan, dan gue bahagia pernah diperjuangin sama orang, alhamdulillah, ternyat dapetin gue gak gampang ya? padahal banyak yang bilang gue gampangan buat di deketin "katanya", eh readers, jangan suka mikir miring-miring, lurusin otaknya.

HAi mantan

terimakasih karena udah pernah bikin gue bahagia, walau gak sampe berbunga bunga sih, bahagia aja waktu lo ngasih kartu as hati pas 14 februari.

terimakasih untuk bersusah payah belajar sulap demi gue yang gak seberapa ini. oke ini poin yang paling bikin gue bahagia setelah tau lo belajar sulap buat dapetin gue, dan selalu gue ocehin ketika lo beli barang sulap yang aneh aneh yang ternyata buat nyenengin gue, thanks a lot bro.

terimakasih untuk selalu ada saat kita terpisah lautan dan berbeda waktu, thanks banget karena mau nemenin saat jaga, nemenin smsan saat kuliah, gak pernah ganggu waktu belajar, dan selalu nyempetin buat ketemu walau cuma satu jam setahun, oh perjuangan yang berat, dan gue salut sama lo!!

terimakasih untuk selalu mencoba mengerti dan nurutin apa kemauan gue, saat gue bilang gak suka orang gendut lo diet sampe punya badan bagus kek sekarang, dan saat gue kuliah dengan cowok berbadan papan lo juga mati matian diet biar punya roti sobek di perut,

sampe gue ketiduran, gue udah ga ada lagi terimakasih buat disampein. udah mentok semua hahaha.. maapin ya teman.

sekedar sharing aja nih ya, kalau kalian punya mantan terus kalian berantem pas kalian putus, menurut gue sih wajar, kenapa gue bilang wajar? soalnya berantemnya kalian setelah putus itu sebuah pertahanan diri, biar kalian bisa move on, hahaha dan sebenernya lagi itu adalah cara kalian ngebuktiin kalo sayang kalian gak ada lagi yang kesisa buat dia, wah yang itu bohong, sama yang gak kenal aja kita bisa simpati-empati apalagi sama yang pernah jadi temen deket, yang selalu ada walau fisiknya gak ada. cuma ya, mungkin kadar sayangnya berbeda itu baru bener.

setelah kalian putus dan berantem, bagus kalian berantem hebat deh, tapi jangan ketauan orang juga, cukup kalian lah yang tau (ini kesalahan gue karena everybody knew). Jika kalian masih ngerasa ada yang ganjal dengan pputusnya hubungan kalian,. mungkin karena diputusin sepihak mungkin? atau kalian sepakat buat putus tapi sebenernya gak tau juga kenapa bisa putus begitu, bagus kalian ambil jarak dulu untuk sementara waktu, dan ketika emosi dari masing-masing kalian udah habis, kalian udah berpikir normal dan jernih, barulah ajak dia ketemuan dan ngobrolin tentang yang dulu-dulu, yang ganjel di hati kalian, dan kalu mau ngungkit yang dulu, yang senengnya aja ya, gausah pake yang sedih-sedih atau yang bikin enek, tapi kalau emang ada pertanyaan yang muter-muter diotak tapi gak tau apa jawabannya silahkan tanyakan pada yang bersangkutan ya gengs.

abis berantem jangan diterusin ya, kalau bisa kalian temenan, tapi gausah keep in touch juga, nanti balikan lagi. inget SAY NO to BALIKAN, SAY YES to MARRIED!! kecuali dia langsung ngajak nikah ga papa gengs.
duh maap ngajakin nikah terus nih,
pokoknya kalian harus bisa jadi temen, walau temen sekedar kenal, siapa tau bisa ngajak ke surga di Akherat nanti kan, jangan punya musuh aja sih intinya.

dan yeeey!! berakhir sudah sesi curhat gue kali ini tentang mantan.
dan plis yang baca jangan pake baper. ini dibikin iseng iseng aja kok, siapa tau suatu saat gue lupa sama cerita gue, baca ini jadi inget lagi.

thanks for coming and read this.