Jumat, 06 Juli 2018

selamat lebaran~ jangan salah ketika melihat yang indah

Assalamualaikum, masih suasana lebaran, disya mau ngucapin Minal Aidzin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir bathin yaa.. mungkin tulisan dsya ada yang menyinggung perasaan temen temen yang kebetulan baca, atau ada banyak typo bertebaran, harap dimaafkan..

malam ini, dsya mau ngomongin soal mantan..

kalian sendiri taulah banyak meme bertebaran soal mantan, yang mantan kaya @#$^ lah kaya #$%^ lah, dan semua bahasanya kasar yaa...

gue saranin kalian berteman lah sama mantan, ga salah kok menjalin silaturahmi sama mantan.. menjalin silaturahmi memperpanjang umur bukan?
yang salah itu kalo mantan udah punya pacar atau istri/suami lo masih ngarep doi balik sambil terus gangguin dia nah itu baru salah, atau lo jadi selingkuhan mantan lo nah itu juga salah..

gue juga punya mantan kok,(dulu gue belom tobat), dan mantan gue masih gue sapa, kadang gue ajak main bareng, karena mantan gue satu kelas jaman SMA jadi mau gak mau pasti ketemu kalo reuni SMA.

gue suka ga habis pikir sama kalian yang berpasangan, terutama yang cewek, kalian itu posesif kalo menurut gue, kenapa? cowoknya terima pesan dari cewek padahal cuma temen kuliah kalian ngambek, mantan ngingetin hal yang harus diselsain berdua ngambek ada cewek liat instastory, ngambek, ada cewek baju seksi di ig ngambek, dijalan papasan sama cewek cantik cowoknya liatin cewek itu, ngambek.. wew.. kalian harus tau, sesuatu yang indah itu sayang untuk dilewatkan loh.. hahahaha



orto 1

Assalamualaikum..

tahun 2011 silam saya mendaftarkan diri menjadi mahasiswi di banyak universitas ternama di Indonesia, dari sekian banyak universitas, akhirnya saya lulus di sebuah universitas  keguruan yang terletak di jalan Setiabudi Bandung. kampus yang rindang, sejuk, dan luas.
Kamu tahu, bagaimana luasnya kampus itu? jelas aku bilang luas karena sekolah SMA ku dulu hanya sebesar lapangan basket.

aku tidak hanya mendaftar disana, aku juga lulus dalam beberapa tahapan tes di sebuah universitas negeri yang sama bergengsinya, atau bisa dibilang institut?
dari beberapa tahapan tes ada satu tes yang paling melelahkan, karena harus mengulang seluruh rangkaian tes yang telah dilakukan sejak awal. dan ini adalah tes penentuan, apa kamu akan lolos atau tidak.

disinilah semuanya dimuai. saat itu aku sedang menunggu giliranku untuk diperiksa kesehatan gigi dan mulut, dokter yang akan memeriksaku adalah seorang laki-laki dengan umur sekitar 50 tahunan, yah karena beliau terlihat cukup tua. dan terlihat agak galak. dengan percaya diri aku maju untuk dilakukan pemeriksaan gigi. pak dokter dengan kata-kata yang tegas bertanya "kamu kontingen mana? diperiksa dimana giginya?" dengan sedikit gugup aku menjawab "saya dari provinsi, diperiksa di rumah sakit di daerah", kemudian beliau dengan tegas menjawab "harusnya kamu ga lulus ini, masa kaya begitu bisa lulus", dengan wajah yang bukan dibuat-buat untuk memelas atau kecewa, tapi pasti wajah itu yang saat itu terpatri dihadapan sang dokter aku menjawab "jangan dok, saya janji nanti saya rapihin", dokter itu entah luluh entah memang hanya melakukan genjatan dia menjawab dengan wajah yang terlihat menyeramkan, tapi tidak semenyeramkan yang kalian bayangkan, tapi begitulah "yasudah kali ini saya luluskan, tapi janji nanti di rapihin ya setelah saya luluskan, di behel, di klinik di kampus juga bisa" dengan mantap dan penuh kebahagiaan aku menjawab "Siap pak, saya janji!"

tujuh tahun berlalu, pernah saya bertanya tetang pemasangan behel di kampus, namun apa daya, saya dipindahkan kampusnya ke tempat yang sulit dijangkau, hingga akhirnya saya dipindahkan kembali ke jakarta, disana saya sempat main ke klinik dan bertanya perihal pemasangan behel gigi. namun, saya belum siap untuk menggunakannya, padahal saya sudah lulus dan sudah dua tahun menunda janji yang pernah saya buat dengan dokter yang meluluskan tes kesehatan saat itu.

Kamis, 1 Maret 2018.
setelah perjuangan mencari dan bertanya mengenai dokter spesialis orthodenti ke berbagai sosial media, saya dikenalkan dengan seorang dokter. saat itu juga saya langsung mengubungi dokter via whatssapp, dan sore itu saya segera membuat janji temu untuk periksa gigi.


Senin, 26 Februari 2018

Penggalan kisah di 2017

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..

tahun 2017 dua bulan lagi akan pergi, berganti tahun yang baru dengan orang-orang yang baru..
apa yang sudah kamu perbuat sepuluh bulan yang lalu?

aku tak banyak meninggalkan kesan penting nan berharga di sepuluh bulan yang telah berlalu..
tetapi banyak pembelajaran yang aku dapatkan..
dan semuanya berujung pada penyesalan, iya..
penyesalan jika kita tak mampu bersyukur...

segala sesuatu di dunia Allah ciptakan agar kita mampu bersyukur, agar kita pasrah dan tabah, dan menjadi pribadi yang lebih kuat dan beriman..

awal tahun 2017, aku masih setia menunggu seseorang..
yang sebenarnya aku tahu tak akan pernah datang, bahkan untuk sekedar memberi salam..
dan aku selalu menyapanya di dalam doaku..
mungkin...
Allah sedang mengujiku, jangan kamu berharap lebih dalam kepada manusia wahai umatKu..
mungkin itu maksudNya..
aku terus berharap, hingga akhirnya aku berkenalan dengan orang yang baru..
aku belajar melepas dia yang aku tahu tak akan pernah datang..
tetapi, aku tak serasi. menurutku. menurut ibuku. dia tak pantas untukku.
sebelum aku sepenuhnya melepas ia, aku sempat meminta ijinnya, jika aku lebih dulu menemukan pendamping hidupku..
satu kata yang tak pernah akan ku lupa "abang sudah mengingkari janji abang sejak lama dek, jauh sebelum kita lulus kuliah"
aku tahu, dan aku paham. karena tak selamanya janji dapat ditepati. ada saja satu dua hal yang membuat janji yang telah terikrar tak dapat dipenuhi.

orang baru yang tak serasi, tak seperti dia yang dulu..
datang lagi dia yang sedang mencari sandaran, bukan untuk berlabuh, hanya untuk bersandar..
maaf aku menyebutmu seperti itu.
aku sadar sejak awal, aku hanyalah tempat bersandar, aku hanyalah dermaga, bukan sebuah pelabuhan.
atau, aku kah yang membuatnya seperti itu?
terkadang aku ingin membuatmu tetap tinggal, namun aku sadar akan datangnya badai dan tak yakin dapat membuatmu tetap bersandar.
hingga akhirnya aku melepaskan jangkarmu, kau sadari itu.. aku tahu..
kau akhirnya pergi, dan aku mengharap kau datang untuk berlabuh sekali lagi..
namun, dermaga itu tetap sunyi, kapal lainnya tak kunjung datang..

suatu ketika kau memberi kabar lewat semilir angin, cuitan burung menghentikan kabarmu..
dan pembawa pesan memberi tahu, kau telah menemukan pelabuhan terakhirmu..

pelabuhan telah ditentukan, saatnya pensiun bagi sang kapal..

dan aku pernah berbuat.. mengusirnya, namun mengharap kepulangannya..
hal yang sulit diartikan oleh nalar..

dan aku pernah berkata, temuilah dia yang menjadi tulang rusukmu..
biar aku tak dapat menusukmu..
biar aku mudah tersenyum bahagia..


Sabtu, 23 September 2017

mengetahui tentang Cinta

banyak orang berkata Cinta itu ketika kita menyukai seseorang, menyayanginya, dan tak terlepas dari setiap pikiran terhadapnya. itu Cinta, bagiku itu nafsu.

Cinta itu seperti apa? tak banyak yang dapat menggambarkannya secara sempurna

ada yang bilang cinta itu tentang merelakan, ketika kita menyukai seseorang, namun kita rela berbagi atau yang penting orang yang kita sukai dapat berbahagia dengan yang lain, bagiku itu ikhlas.

ada yang bilang cinta itu harus memiliki, ketika dua orang yang saling mengasihi berada dalam suatu ikatan sempurna bertemakan cinta, bagiku itu pernikahan.

banyak orang menikah tak berlandaskan cinta kepada pasangan, aku berkata begini karena aku mencari tahu, apakah setiap yang menikah saling mencintai ? ternyata tidak

pernaikahan ada yang berlatarbelakang bisnis, harta, tahta, ada yang karena dia tak punya pilihan lain, ada yang memang dihjodohkan.

bermacam macam permasalahan pernikahan. namun mereka semua jenis pernikahan itu hanya beberapa yang berlandaskan cinta.

jadi apa sebenarnya cinta itu sendiri?

sampai sekarang akupun masih harus menerka.

Sabtu, 26 Agustus 2017

Bismillahirrahmanirrahim

Assalamualaikum, umur ku dalam hitungan hari akan bertambah..
bukan jumlah yang terhitung muda.
tapi tak juga cukup tua.
namun usiaku sudah masuk ke usia menikah, maupun menjadi seorang ibu muda.
bagi yang memilih jalan lain, usiaku adalah usia produktif untuk memulai sebagai wanita karir.

bagi kalian, pilihlah hal yang terbaik, bukan menurut kalian baik.
lihatlah sekeliling, perhatikan orang tua, apakah apa yang kalian pilih sudah mampu membahagiakan mereka?
lihatlah, dengarkan apa yang sekitar kalian katakan, karena sejujurnya itu adalah kode kode cantik untuk kalian mengerti.
bukan seperti sandi morse, atau sandi lain, cukup dengarkan kata hati.

terkadang aku terfikir untuk menikah, namun aku bimbang akan calon pendampingku.
bukannya tak ada yang mendekat, banyak yang mendekat dan ku sambut baik semua.
namun, ragu tetaplah ragu, banyak hal yang selalu menggagalkan keyakinanku untuk menikah.

belum menemukan seseorang yang cocok, belum menemukan dia yang tampan rupawan, belum menemukan dia yang tingginya pas. ahhh itu semua hanya sekedar soal fisik.
cinta karena Allah tak mengenal fisik, carilah ia yang imannya baik, yang mampu membimbing menuju surga Illahi.

Astagfirullah.
nafsu ini terkadang tak dapat ku bendung, iman ini lebih sering menciut dan rapuh. ku butuh ia yang mampu menemani mengeratkan keyakinan menebalkan keimanan, dan bersama menjalin cinta untuk allah.

Astagfirullah.
ku yakin berkata aku mencari ia yang baik, bahkan dirikupun belum baik.
ku mencoba mencari imam yang taat, namun aku belum mampu menjadi makmum dibelakangnya.
ku mencoba untuk mencintainya karena Allah, namun rasa cintaku kepada hal yang fana masih mampu mengalahkannya

Astagfirullah, dekatkan aku dengan jodoh terbaikku, jika jodohku tak sempat bertemu maka muliakan aku untuk selalu mencoba mencintaiMu. dan bertemu jodohku di surgaMu.

Minggu, 21 Mei 2017

Renovasi

bukan hanya bangunan yang dapat direnovasi
sebuah hubungan pun dapat begitu

memperbaiki hubungan yang telah kandas itu hal baik
tetapi bukan berarti harus membangun ulang sebuah hubungan dari awal
hanya perbaiki apa yang seharusnya diperbaiki,  ganti apa yang seharusnya diganti
tak perlu memaksa agar kembali utuh seperti sedia kala
cukup menjadi lebih baik, lebih kokoh dari sebelumnya

biarkan apa yang telah usang tersimpan indah di dalam memori, kenangan sepahit apapun akan selalu indah jika tersimpan rapih dalam ingatan
jangan harap kenangan itu dapat terulang, jangan pernah

biarlah hanya proyektor dalam kepala yang memutarkan filmnya dan kita menjadi penonton
jangan sekalipun berharap menjadi pemeran utamanya lagi

jika ingin menjadi pemeran utama, perbaikilah..
buang apa yang tidak dibutuhkan, simpan apa yang akan tetap diperjuangkan

tulisan ini belum selesai ^^ mohon maaf


Jumat, 03 Maret 2017

KAPAN KAWIN?

assalamualaikum..

saya kembali lagi, dan tulisan kali ini saya akan bahas masalah pernikahan, bagi kalian yang belum menikah, udah lulus kuliah dan udah kerja, pasti sering diberondong dengan pertanyaan yang itu itu aja "KAPAN KAWIN?"

sebelum saya cerita, umur saya 23 udah kerja, dan saya perempuan, as you know my name is disyaluna.. dan saya belum menikah..

saya membuat tulisan ini bukan berdasarkan pengalaman pribadi, tapi berdasarkan hasil pengamatan, jfyi saya pernah 6 bulan mengurusi perceraian, dan semua percerian alasannya banyak, selain bercerai ada yang menikah lagi..

dari beberapa hasil curhat mereka, saya menyimpulkan beberapa hal tentang pernikahan..

1. pernikahan bukan hanya dilaksanakan atas dasar cinta, "cinta bisa hilang" itu kata mereka.. kamu harus memiliki kasih sayang dan rasa kasihan, kasih sayang merupakan hal yang lebih dalam dari cinta, dan rasa kasihan akan menambah rasa sayang terhadap seseorang.. yang pasti kia tidak mungkin bisa memiliki rasa kasih sayang jika kita tidak mencoba untuk saling mencintai..

2. apa niatmu menikah?
 coba perbaiki lagi niatmu menikah. jangan kamu menikah karena mencintainya, karena itu sebenarnya adalah nafsu yang terselubung. tidak dipungkiri, menikah merupakan suatu cara untuk menyelamatkan kita dari nafsu, salah satu bentuk perisai untuk menghindari maksiat.
ketika akan menikah, apa yang akan kamu capai dengannya? kalo saya ingin mencari jalan untuk menuju surga Allah, mungkin saja dengan menikah, membuka jalan lain menuju surga Allah.
jadi satukan visi dan misi kalian

3. pernikahan bukan pacaran
ingat, bagaimana pacaran hukumnya di mata agama? dosa!
pacaran setelah menikah itu boleh, enak dan halal.
dan inget ya, bukan karena  pacaran setelah menikah itu halal, jadi kamu asal aja menikah dengan orang yang saat itu bikin kamu nyaman tanpa pikir panjang untuk sama sama membangun rumah yang nyaman. pernikahan bukan pacaran. kamu gak bisa seenaknya menikahi seseorang kemudian karena hal sepele, atau karena "kita udah ga cocok" kamu mengajukan perceraian, itu sih sama aja, kaya kamu pacaran versi halal terus ganti ganti pasangan saat kamu udah ga cocok. mbak mas, situ nyari pendamping hidup apa nyari temen tidur?

4. pentingnya rasa percaya dengan pasangan
cemburu memang penting dalam menikah, tapi kalau terlalu cemburu jatohnya malah ga baik. itu makanya kita butuh rasa percaya pada pasangan masing-masing.
aku cerita sedikit soal perceraian karena rasa percaya yang minim terhadap pasangan ini.
"ada seorang wanita yang sudah menikah dengan pria, si pria ini menduduki sebuah jabatan, mungkin tahun tahun sebelumnya si pria tidak se sibuk sekarang, dimana si pria lebih sering lembur dan pulang lebih malam, namun si wanita yang tidak mencari tahu dahulu segera menyimpulkan kalau si pria memiliki WIL (wanita idaman lain), padahal sebenarnya ia bekerja sesuai dengan beban kerjanya saat ini, dan akhirnya si wanita menyatakan cerai"
sudah jelas bukan? pentingnya rasa percaya dengan pasangan.

5. sudah siapkah kamu menerima segalanya?
menerima segalanya bukan hanya tentang bagaimana baiknya ia dimatamu, tetapi juga tentang kebiasaanya yang mungkin baru akan terlihat setelah kalian menikah dan ini bukan hanya yang akan membuatmu bahagia, mungkin akan membuatmu kesal dengan kebiasannya. yakin kah kamu bersedia menerimanya dengan segenap kerelaan hati?

yuk tetapkan hatimu, jangan kamu menikah asal menikah. siapkan dirimu untuk hidup bersama dia yang merupakan orang asing yang akan memberimu kejutan di awal pernikahan kalian. jangan lupa untuk berdoa, apakah ia akan membawa kebaikan untukmu ataukah ia akan membawa kesengsaraan bagimu, karena menikah merupakan ibadah sunnah, niatkan pernikahanmu untuk ibadah karena Allah agar selalu berjalan baik dan dilindungi Allah.