Jika aku tahu ulang
tahun ke 17 ku adalah ulang tahun terakhirku berada di rumah bersama orang tua
dan teman-teman aku pasti memaksa meminta sebuah pesta, pesta yang tidak besar
namun memiliki banyak kenangan bersama orang-orang yang aku sayang.
Sekarang aku hampir
menginjak usia 19 tahun, tahun kedua berada di sekolah kedinasan. Tahun lalu
aku menangis terisak setiap malam karena itu saat pertama kalinya umurku
berkurang tanpa orangtua maupun saudara ataupun teman.
Disini, ditempatku
dididik sekarang sangat jauh berbeda dengan pandangan orang banyak. Disini aku
tak bisa merayakan hari ulangtahunku, disini aku akan merasa tersiksa, sangat
tersiksa. Banyak yang akan memberiku makanan saat makan pagi-siang-malam, belum
lagi dengan perlakuan lainnya yang dapat membuat aku menangis sengsara.
Sungguh, saat ini
aku sangat menginginkan berada di rumah. Aku menginginkan kehangatan rumah,
canda tawa keluargaku walau aku tak mendapatkan kado untuk ulangtahunku, tapi
aku tahu kado terindah itu selalu diberikan orangtuaku untukku, doa yang
melindungiku, doa yang membuatku seperti sekarang ini.
Sekarang aku ingin
menangis, menangis dan menangis. Belum lagi aku telah membuat kesalahan. Aku
harus menanggungnya malam ini. Damn banget kan. Di hari yang paling spesial
buat hidup gue dan gue melakukan kesalahan yang ga besar sih kata gue. Ish
pokoknya sial bener dah hidup gue sekarang. Semoga aja nanti engga ya pas udah
kerja, semoga susahnya gue disini menghasilkan kebahagiaan tak terhingga
nantinya.
Love you mom, pap,
teh, de
12 september 2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar