Minggu, 30 Desember 2012

My last birthday at home


Jika aku tahu ulang tahun ke 17 ku adalah ulang tahun terakhirku berada di rumah bersama orang tua dan teman-teman aku pasti memaksa meminta sebuah pesta, pesta yang tidak besar namun memiliki banyak kenangan bersama orang-orang yang aku sayang.
Sekarang aku hampir menginjak usia 19 tahun, tahun kedua berada di sekolah kedinasan. Tahun lalu aku menangis terisak setiap malam karena itu saat pertama kalinya umurku berkurang tanpa orangtua maupun saudara ataupun teman.
Disini, ditempatku dididik sekarang sangat jauh berbeda dengan pandangan orang banyak. Disini aku tak bisa merayakan hari ulangtahunku, disini aku akan merasa tersiksa, sangat tersiksa. Banyak yang akan memberiku makanan saat makan pagi-siang-malam, belum lagi dengan perlakuan lainnya yang dapat membuat aku menangis sengsara.
Sungguh, saat ini aku sangat menginginkan berada di rumah. Aku menginginkan kehangatan rumah, canda tawa keluargaku walau aku tak mendapatkan kado untuk ulangtahunku, tapi aku tahu kado terindah itu selalu diberikan orangtuaku untukku, doa yang melindungiku, doa yang membuatku seperti sekarang ini.
Sekarang aku ingin menangis, menangis dan menangis. Belum lagi aku telah membuat kesalahan. Aku harus menanggungnya malam ini. Damn banget kan. Di hari yang paling spesial buat hidup gue dan gue melakukan kesalahan yang ga besar sih kata gue. Ish pokoknya sial bener dah hidup gue sekarang. Semoga aja nanti engga ya pas udah kerja, semoga susahnya gue disini menghasilkan kebahagiaan tak terhingga nantinya.

Love you mom, pap, teh, de

12 september 2012

Tidak ada komentar: