Selasa, 17 Maret 2015

Kertas bekas


Aku bukan pemain, tapi juga aku tidak di permainkan..
Ketika kau berkata usai, maka aku dengan cepat memulai yang baru, tak butuh waktu lama untuk merobek lembaran lama dan mulai menuliskan cerita baru..
Kertas usang itu tak juga ku buang di tempat sampah seperti yang kau lakukan..
Kertas itu ku arsipkan baik-baik dalam kotak penyimpanan..
Itulah mengapa aku bersikap biasa saja pada siapapun..

Bukankah kau sudah membeli buku baru? Dan membuang yang lama?
Kenapa kau selalu mencarinya jika sudah kau buang?
Mengapa mencoba mengingatnya setelah kau hapuskan

Aku bersyukur dengan kertas lama yang pernah ku torehkan dengan tinta berwarna, tak juga ku buang karena bagiku mereka kenangan..
Aku tak pernah membeli buku baru, hingga lembaran bukuku habis dengan semua tinta keperakan dan juga emas..
Tak lama lagi buku lama akan menjadi arsip yang dapat dibuka jika mengenang asa..
Dan buku baru akan segera tertulis dengan jutaan warna cerah keperakan dan emas..

Hingga kata usai terucap, kertas itu terlalu kosong dan hanya dipenuhi tinta hitam, tak spesial.. Sehingga mudah saja untuk merobeknya dan memasukan ke kotak penyimpanan bahkan dapat dengan mudah terlupa dimana ia sekarang..

Hingga warna warni dengan emas dan perak berkilauan memenuhi lembaran baru..
Kilaunya sungguh menyilaukan, membuatnya sulit pudar, bahkan ketika kertas itu dirobek kemilaunya masih tercetak jelas pada setiap halaman.. 

Minggu, 08 Maret 2015

pertemuan

Ku ingat saat pertama aku berbicara, dia sombong..
Banggakan saja apa yang kau punya karena memang aku tak memiliki apa-apa..
Tapi kekaguman timbul..
Kekaguman karena suara, hanya suara..
Tak pernah kuharapkan apapun selain suara itu, suara yang mampu menghipnotis agar aku selalu mendengarkan..
Suara saja sudah menghipnotis, dan kini kita bertemu (lagi)..
Pertemuan kita sebelumnya bukan pertemuan resmi, yang jika ditanyakan pun kamu pasti akan melupakannya..
Setiap pertemuan kita, aku akan tersenyum dengan mudah dan kata “astagfirullah” akan muncul setelahnya..
Pertemuan yang sekarang adalah pertemuan untuk perkenalan..
Dan ku harap akan ada pertemuan lagi kelak, pertemuan yang membahagiakan tentunya..
Pertemuan seperti apapun yang nanti ditakdirkan, aku akan menunggunya..
Karena pertemuan selalu menghadirkan kebahagiaan pada saatnya..

Senin, 17 November 2014

sadar

seharusnya aku sadar
kita tidak ditakdirkan untuk bersama
kita ditakdirkan untuk berpisah
kemudian saling melupakan
dan menjalani hidup bahagia masing-masing

karena kita disatukan dengan sakit
maka kita dipisahkan ketika sakit telah terobati

sejak aku pergi seharusnya hatiku juga pergi
bukannya tetap tinggal dan tak ingin melupakan

sejak kabar tak kunjung menghampiri
diam dan terus berjalan menjauh
bukan diam dan mencoba mendekat

sadar !!
bangun !!
hayalan hanya membuat semakin terpuruk
bangun mimpi indah dan wujudkan
berkecimpung dalam hayal tak membuat bangkit
lupakan!!

Kamis, 28 Agustus 2014

*imagine*

listening someone singing a song in cafetaria make me feel great.. make me smiling and cant stop that feel..

tiada masa paling indah~ masa masa di sekolah~ tiada kisah paling indah~ kisah kasih di PGL~

yang aku ingat lagu itu adalah lagu yang aku nyanyikan bersama bapak bupati.. dan setelahnya aku hanya bermimpi..

aku ingat ketika dia kedinginan, dia melipat tangannya di depan dada dan terlelap..
andai aku dapat menyelimutinya.. tetapi aku memandangnya, hanya itu yang ku lakukan..
ketika dia terbangun dan bergeser sedikit dari tempatnya terduduk aku memalingkan wajah melihat ke arah danau yang dihiasi bulan penuh terang bergantung yang memantulkan cahaya di gelapnya air danau.. sungguh indah malam itu, seindah kenangan yang akan kusimpan..
sepanjang perjalanan tak dapat ku terlelap dengan tenang, sebenarnya itu bukan karena kafein yang kau berikan melalui kaleng kopi, tetapi lebih karena adanya dirimu di sampingku, tepat di sisiku.. aku terlalu gugup dan sulit mengatur detak jantung yang selalu berdetak lebih kencang..

aku ingat setelah itu di perjalanan pulang adalah kali pertama aku berharap dapat tidur dalam dekapan.. sepertinya dada itu cukup bidang.. tapi lagi lagi itu hanya hayalan.. hayalan gadis yang baru saja ditinggalkan teman jauh..

perjalananku tidak hanya satu kali, tetapi perjalanan terakhir akan selalu aku ingat..
ketika dia mengatupkan daguku yang sedikit terbuka, sehingga aku terjaga sepanjang perjalanan panjang..
ku selimuti dia dengan jaket yang memang sudah di pakainya.. karena aku tahu dia rawan sakit dan tidak kuat udara dingin, dan bus yang kami tumpangi sangat dingin, lagi lagi aku tertegun memandangnya, berandai andai jika dia memegang tanganku erat dan memasukannya ke jaket yang dipakainya agar aku hangat..

ketika aku menuliskan ini, aku hanya dapat tersipu malu, karena semuanya merupakan bagian dari imajinerku yang terlalu tinggi..
dan dia yang tak pernah ada.. kecuali lagu yang memang aku nyanyikan bersama pak bupati, hanya itu yang merupakan kenyatan..

Minggu, 29 Juni 2014

Terimakasih

Tuhan
mungkin inilah jalan ceritaku yang telah engkau gambarkan sebelum aku terlahir ke dunia..
Tuhan
mungkin aku adalah gadis yang tak tahu berterimakasih yang tak mau dan tak bisa bersyukur dengan semua gambaran hidupku yang bahagia ini
Tuhan
maaf aku hanya dapat meminta namun tak pernah memenuhi hakMu yang adalah kewajibanku
Tuhan
dengan ini aku sampaikan terimakasih
aku akan selalu berusaha memenuhi hakMu dan kewajibanku
aku akan berusaha menjadi gadis baik
Gadis penurut yang patuh pada semua perintahMu
Tuhan.. aku merinduMu dan RasulMu
jadikan aku orang yang selalu berada di jalanMu..
amin..

Jumat, 27 Juni 2014

...

beribu penyesalan datang bergantian seiring meningkatnya pengetahuan, ketidaktahuan merupakan sebuah kebobrokan yang paling patut untuk di sesali..
adanya kemalasan untuk mencari tahu merupakan sebuah dosa besar yang tidak diampuni..
namun kini karena tahu, sedikit banyak menjadi beban baru bagi perjalanan yang sudah berjalan mungkin di penghujung tujuan..
setia manusia yang percaya tuhan pasti akan menyesal dengan semua kesalahan yang telah diperbuat.. namun manusia tak bertuhan pun selalu berusaha berbuat baik dan beradab..
tapi apa daya bagiku..
wanita hina yang tak tahu diri ini telah terlambat, sangat terlambat untuk menyesal..
kebodohan karena malas mencari tahu yang benar berdasarkan agama menjadikan ku lebih hina dari yang lain..
bukan, bukan berarti Tuhanku tidak mengampuni dosa yang telah ku perbuat, Tuhanku sangat menyayangi umatnya.. Allah pasti akan mengampuni setiap makhluk yang bertaubat dan berjanji untuk tidak mengulangi kesalahannya..
tapi masih banyak kah waktu tersisa untukku untuk memperbaiki semuanya??
maka, mulai lah mencari tahu mengenai apa yang benar, jangan terperosok kedalam jurang tak berdasar yang membawamu menuju singgasana kealpaan yang menimbulkan kesengsaraan..
ingat lah, dunia ini fana.. tak akan ada yang kekal di dunia..
ingat selalu akhirat tujuan hidup yang sebenarnya..
teruslah berbuat baik dengan cara yang benar, agar penyesalan dapat di minimalisir..
karena hasil yang baik belum tentu diridhai Allah jika caranya kurang benar..
Carilah Ridha Allah bukan pahalanya.. 

Senin, 23 Juni 2014

manusia ini

Bukan lagi aku tak kuasa menahan semua beban yang ada
Bukannya aku tak menerima semua cobaan yang diberikan
Aku hanya lelah..
Mungkin memang semua yang kulalui adalah jalanku, pilihanku..
karena takdir yang memang sudah digariskan selalu memiliki cabang..
cabang tersebut merupakan pilihan..
pilihan itu adalah yang sekarang kujalani, yang sekarang ku hadapi..
namun apa daya..
manusia rapuh ini tetap sombong dalam ke tiadaannya..
manusia bodoh ini selalu mengeluh dengan semua berkah dan anugerah yang diberikan..
manusia yang menyatakan beradab ini ternyata masih biadab..
manusia yang membanggakan kepintaran ini hanya manusia yang terlalu puas dengan ilmu yang tak ada seujung kuku pun dikuasai..

Tuhan..
maafkan aku yang selalu mengeluh, yang tak pernah punya rasa syukur, yang masih bodoh di terpa jaman modern beradab yang ternyata primitif, yang merasa bangga dengan ilmu yang masih kosong..

Tuhan..
tak layak manusia ini meminta kepadamu..
manusia ini terlalu kotor, terlalu banyak berfikiran negatif mengenaimu..

manusia ini sangat penuh kekurangan tuhan..
manusia ini cacat..
tapi aku tak akan mengharapkan kesempurnaan..
karena aku tahu hanya Kau yang dapat sempurna..